Neptu 14, Lakune Mbulan. Weton yang paling banyak dibicarakan orang di luar primbon, dan itu justru perlu dipisahkan dari uraian wataknya.
detikJateng menggambarkan Jumat Kliwon lewat sikap sabar dan murah hati yang membuatnya mudah disukai, tapi menambahkan bahwa ia selalu membesarkan kata-katanya.
Uraian itu biasa saja, dan justru di situ letak yang menarik. Reputasi Jumat Kliwon di percakapan sehari-hari jauh lebih ramai daripada apa yang sebenarnya tertulis tentang wataknya di sumber primbon.
Malam Jumat Kliwon punya tempat tersendiri dalam kebiasaan dan cerita yang hidup di masyarakat, mulai dari waktu ziarah sampai berbagai cerita yang diturunkan dari mulut ke mulut. Sebagian orang datang ke halaman seperti ini karena reputasi itu.
Yang perlu dipisahkan: reputasi tersebut melekat pada malamnya sebagai penanda waktu dalam kalender, bukan pada watak orang yang lahir di weton ini. Sumber primbon yang kami periksa tidak menyambungkan keduanya. Orang yang lahir Jumat Kliwon diuraikan sebagai sabar dan murah hati, dan tidak ada tambahan apa pun yang berkaitan dengan cerita malamnya.
Kami menuliskan pemisahan ini karena membiarkannya kabur akan membuat halaman ini menyiratkan sesuatu yang tidak dikatakan sumber mana pun.
Sebuah weton adalah pertemuan hari dalam siklus tujuh dan pasaran dalam siklus lima. Primbon membaca keduanya terpisah, lalu membaca jumlahnya sebagai lapis ketiga.
Orang yang lahir hari Jumat disebut punya sifat haus ilmu dan halus budi, serta sangat menyayangi sanak keluarga.
Jumat adalah satu-satunya hari yang uraiannya menyebut kehausan pada ilmu.
Pasaran Kliwon diuraikan sebagai terkadang membalas dengan jahat, tinggi hati, dan sulit didekati.
Kliwon mendapat uraian paling tertutup dari kelima pasaran di sumber ini, meski di tempat lain Kliwon justru sering dikaitkan dengan kepekaan batin.
Penerang bagi sekitar, suka membantu dan kerap jadi panutan dalam kelompok.
Baca uraian lengkap neptu 14 →Dua kutipan di atas berlaku untuk seluruh weton yang harinya sama dan seluruh weton yang pasarannya sama, jadi teks ini juga muncul di halaman weton lain. Kami menampilkannya bukan sebagai ciri khas weton ini, melainkan sebagai bahan mentah yang ikut membentuknya. Yang khas untuk weton ini ada di bagian paling atas halaman.
Ada 3 weton lain dengan jumlah yang sama. Lapis neptunya identik dengan weton ini, sedangkan lapis hari dan lapis pasarannya berbeda.
Jumat Kliwon adalah contoh weton yang ketenarannya jauh melampaui bahan primbonnya. Halaman ini sengaja tidak ikut membesarkan ceritanya.
Uraian watak per weton adalah tradisi lisan yang beredar di literatur primbon populer, dan versinya berbeda antar sumber. detikJateng sendiri menutup pembahasannya dengan mengingatkan bahwa watak seseorang dibentuk banyak hal, sehingga uraian hari lahir tidak bisa dijadikan patokan utama. Halaman ini menyajikan bahan tersebut sebagai warisan budaya, bukan sebagai keterangan yang benar tentang diri seseorang.