Neptu 15, Lakune Geni. Pemikir dengan kepekaan tinggi, dan bicara yang kadang berlebihan.
detikJateng menggambarkan Rabu Kliwon sebagai pemikir sejati dengan kepekaan yang luar biasa, namun dengan kepandaian berbicara yang terlalu berlebihan.
Pemikir sejati dan kepekaan luar biasa adalah dua pujian yang cukup besar, dan sumbernya menyeimbangkannya dengan satu catatan tentang bicara. Bukan tentang isi pikirannya, melainkan tentang takarannya saat disampaikan.
Lapis neptunya adalah neptu 15, yang berbagi julukan Lakune Geni dengan neptu 8. Halaman neptu 15 sendiri kami tulis pendek karena bahannya sebagian besar salinan dari neptu 8. Untuk Rabu Kliwon, bahan di lapis weton justru lebih berisi daripada bahan di lapis neptunya.
Sebuah weton adalah pertemuan hari dalam siklus tujuh dan pasaran dalam siklus lima. Primbon membaca keduanya terpisah, lalu membaca jumlahnya sebagai lapis ketiga.
Orang yang lahir hari Rabu disebut perangainya baik, bahkan teramat baik, serta senantiasa dikaruniai rezeki.
Hari Rabu mendapat uraian paling positif dari ketujuhnya, dan satu-satunya yang menyinggung rezeki secara langsung di lapis hari.
Pasaran Kliwon diuraikan sebagai terkadang membalas dengan jahat, tinggi hati, dan sulit didekati.
Kliwon mendapat uraian paling tertutup dari kelima pasaran di sumber ini, meski di tempat lain Kliwon justru sering dikaitkan dengan kepekaan batin.
Bersemangat, tegas, kadang temperamental. Punya stamina kerja tinggi dan selalu mengejar target.
Baca uraian lengkap neptu 15 →Dua kutipan di atas berlaku untuk seluruh weton yang harinya sama dan seluruh weton yang pasarannya sama, jadi teks ini juga muncul di halaman weton lain. Kami menampilkannya bukan sebagai ciri khas weton ini, melainkan sebagai bahan mentah yang ikut membentuknya. Yang khas untuk weton ini ada di bagian paling atas halaman.
Ada 2 weton lain dengan jumlah yang sama. Lapis neptunya identik dengan weton ini, sedangkan lapis hari dan lapis pasarannya berbeda.
Rabu Kliwon menarik karena urutan ketebalan bahannya terbalik dari kebanyakan weton lain. Biasanya lapis neptu yang lebih kaya, di sini justru lapis wetonnya.
Uraian watak per weton adalah tradisi lisan yang beredar di literatur primbon populer, dan versinya berbeda antar sumber. detikJateng sendiri menutup pembahasannya dengan mengingatkan bahwa watak seseorang dibentuk banyak hal, sehingga uraian hari lahir tidak bisa dijadikan patokan utama. Halaman ini menyajikan bahan tersebut sebagai warisan budaya, bukan sebagai keterangan yang benar tentang diri seseorang.